Murahan! Mungkin…

d5700c459924d80fc1b6ce22898600a4 edit

Aku mungkin murah, tapi tak murahan

Ya… mungkin pada kamu saja

Atau dia

Kalaupun kau sebut murahan,

Label itu bukan untuk aku seorang

Melainkan pada hubungan kita pula.

Bagiku, mungkin, hanya hubungan

Murahan yang sesuai

Untuk kita.

Kau tak mau mengalah

Akupun tak kalah keras kepala

Tak ada yang mau berkata duluan

Padahal, apa salahnya sekedar berujar, “Maaf.”

Atau mungkin, “Sayang…”

Atau bahkan, “My frozen yogurt, let’s get things straight.”

Atau mungkin, hubungan murahan

Hanya berlaku untukku

Yang tak pernah tahu

Bahwa cinta saja tak cukup

Untuk kebal dari rasa malu

Atau perasaan menjadi benalu

Demi jatuh untukmu

Tak perlulah manisnya perhatian,

Asinnya air mata,

Asamnya kecupan,

Atau pahitnya kerinduan.

Bakar saja diriku dengan

Bara gairah

Yang akan padam

Saat fajar melengkungkan bayangan-bayangan

Saat embun-embun masih bergumul

Saat dekapmu masih cukup

Menghangatkan dinginnya ruang kosong ini

Dan saat kau

Mengancingkan kemejamu

Dan sementara aku

Terkulai di atas peraduan

Tanpa sehelai benang

Pertanyaan itu muncul dalam benak,

“Mengapa cinta saja tak pernah cukup, Sayang?”

Tetiba kau menoleh

Menatapku

Seolah membaca pikiranku

Dengan wajah sendu

Lalu berkata,

“Karena kamu murahan.”

 

[ ]

011111

Saat hujan terlalu deras turun

 

 

=========

Puisi ini menjadi salah satu nominator Sayembara Menulis Puisi Mahasiswa Hima Satrasia pada tahun 2011 yang juga masuk ke dalam buku antologi puisi Situ Waktu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.